Catatan Si Zee: Motivasi Menulis
Oleh: Fauzi Zee
"Dalam menulis, tentunya tidak seperti danau dengan air yang menggenang tenang. Melainkan pantai dengan ombak yang bergerak-gerak (Fauzi Zee)."
Kredibilitas seorang penulis erat
kaitannya dengan tulisan yang dihasilkan. Semakin banyak tulisan yang dihasilkan,
semakin besar pula peluang menjadi penulis yang "diakui". Dan dengan
banyaknya tulisan, berarti menunjukan bahwa seseorang bersungguh-sungguh dalam
menulis. Kesungguhan itulah faktor utamanya. Dengan kesungguhan, seorang
penulis tidak hanya akan diakui dari "seberapa banyak" ia
menghasilkan karya. Melainkan juga "seberapa baik" kualitas tulisan
yang dihasilkannya. Karena dengan banyak menulis, kemampuan menulisnya pun akan
semakin terasah. Dengan begitu, tulisan-tulisannya pun akan semakin
berkualitas.
Penulis yang banyak menghasilkan karya
tulis termasuk penulis yang produktif. Untuk bisa menjadi penulis yang
produktif, tentunya kegiatan menulis harus dijadikan sebagai hobi. Bahkan suatu
kebutuhan. Seperti halnya makan dan minum. Untuk mencapai kebutuhannya,
seseorang pasti akan berusaha keras untuk memenuhinya. Dengan menjadikan
kegiatan menulis sebagai suatu kebutuhan, niscaya seorang penulis akan lebih
produktif menulis.
Untuk menjaga produktivitas menulis
tentunya harus tahu kapan waktu yang tepat untuk menulis. Waktu yang penuh
semangat untuk menuangkan ide-ide menjadi sebuah tulisan. Hal itu dikenal
dengan istilah "Jam Biologis Menulis". Setiap orang memiliki jam
biologisnya masing-masing. Hanya diri sendirinya yang tahu. Ada penulis yang
bersemangat menulis ketika pagi hari, siang hari, bahkan malam hari. Ada yang
semangat menulis ketika pagi hari sambil diiringi musik instrumentalia, atau
ketika malam hari dengan suasana sepi, dan lain sebagainya.
Intinya, dengan mengetahui jam biologis
menulis, niscaya tak ada hari tanpa menulis.

