Puisi: Rindu Dua Puluh Tujuh

Catatan Si Zee: Puisi
 
(Oleh: Fauzi Zee)

Jiwa ini hampa, tak sempurna.
Setelah sekian lama alfa, ditengah deretan shaf manusia.
Yang bersimpuh dihadapan-Nya, di lima waktu utama.

Aku hanya munfarid tanpa jatah dua puluh tujuh.
Masbuk pun tidak, apalagi berjamaah.
Jatah satu pun hanya bisa kuraih.
Jika lulus dalam menjiwai fatihah. 

(Jum'at, 21 November 2014)

Puisi Fauzi zee, catatan si zee
Previous
Next Post »